Tata Kelola Pelaksanaan OSN 2026 Terus Diperkuat, Jujur dan Berintegritas menjadi Fondasi Prestasi
Jakarta, 4 Juni 2026 - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyelenggarakan Taklimat Media Penguatan Tata Kelola Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 pada Kamis (4/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan OSN yang transparan, objektif, akuntabel, serta menjunjung tinggi kejujuran dan integritas.
OSN 2026 merupakan perhelatan ajang talenta bidang ilmu pengetahuan jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Ajang ini bertujuan mengembangkan potensi dan kompetensi murid sejak dini dalam bidang sains melalui penguatan kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan, ajang talenta nasional, termasuk OSN, bukan sekadar ruang kompetisi untuk mencari peserta terbaik. Lebih dari itu, OSN merupakan ruang pelatihan karakter, pengembangan potensi, serta wahana lahirnya generasi Indonesia yang kreatif, inovatif, berintegritas, dan berdaya saing global.
“Prestasi sejati bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi juga tentang bagaimana proses itu dilakukan dengan kerja keras, disiplin, tanggung jawab, dan integritas. Karakter adalah fondasi utama dari prestasi,” jelas Suharti, Kamis (4/6).
Pelaksanaan OSN tahun ini juga merupakan implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid dan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 16 tahun Tahun 2026 tentang Standar Penyelenggaraan Ajang Talenta Murid.
“Pelaksanaan OSN tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari implementasi kebijakan pengembangan talenta murid secara berkelanjutan. Melalui Permendikdasmen Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid dan Kepmendikdasmen Nomor 16 Tahun 2026 tentang Standar Penyelenggaraan Ajang Talenta Murid, kami ingin memastikan pembinaan talenta berlangsung lebih terarah, terukur, dan berkesinambungan,” kata Suharti.
Suharti juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan mengajak seluruh peserta, pemerintah daerah, dinas pendidikan, satuan pendidikan, pengawas, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga marwah OSN. “Kejujuran tidak boleh berhenti menjadi slogan. Kejujuran harus menjadi budaya bersama. Integritas harus menjadi identitas dalam setiap penyelenggaraan ajang talenta,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menegaskan bahwa penguatan tata kelola OSN 2026 dilakukan melalui berbagai langkah preventif dan pengawasan berlapis guna memastikan seluruh proses seleksi berlangsung obyektif dan kredibel.
“Kami terus memperkuat sistem pengawasan dan mitigasi risiko pada seluruh tahapan pelaksanaan OSN. Prinsipnya, setiap peserta harus mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkompetisi secara sehat, adil, dan sombong. Oleh karena itu, integritas menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ajang talenta tahun ini,” ujarnya.
Pada OSN 2026, cabang ajang untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat, meliputi Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Matematika. Sementara itu, cabang ajang untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK/sederajat terdiri atas Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika/Komputer, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, Geografi, serta Ekshibisi Kecerdasan Artifisial (KA).
Pada tahun ini, partisipasi OSN menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data Puspresnas, total pendaftar OSN naik dari 806.285 peserta pada tahun 2025 menjadi 941.692 peserta pada tahun 2026, atau meningkat sebanyak 17 persen. Peserta berasal dari 38 provinsi, 506 kabupaten/kota, dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di 6 negara.
Kemendikdasmen juga memberikan perhatian khusus terhadap perluasan akses murid di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pemerataan kesempatan menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkualitas untuk semua.
Dalam aspek pengawasan, pelaksanaan OSN 2026 diperkuat melalui pengawasan silang, pemantauan oleh panitia pusat dan panitia daerah, serta penggunaan siaran langsung YouTube atau rekaman ruangan bagi wilayah 3T yang memiliki batasan internet dan melakukan tes dengan moda semi dare. Mekanisme ini tidak hanya berfungsi sebagai pengendalian teknis, tetapi juga sebagai upaya menjaga integritas dan kualitas penyelenggaraan secara menyeluruh.
Melalui taklimat media ini, Kemendikdasmen berharap seluruh pihak mendapatkan pemahaman bersama dan sinergi antar pemangku kepentingan untuk menghadirkan OSN 2026 yang kredibel, profesional, transparan, dan berintegritas.
Sebagai informasi, Kemendikdasmen melalui Pusat Prestasi Nasional menyediakan layanan untuk pertanyaan dan saran OSN yang dapat disampaikan melalui: https://ult.kemendikdasmen.go.id/ dan Layanan Tanya Prestasi (0852-8277-7740). Untuk informasi terbaru seputar OSN masyarakat dapat bergabung ke saluran informasi OSN melalui tautan: https://ringkas.kemendikdasmen.go.id/saluraninformasiosn.
Untuk layanan pengaduan dugaan kecelakaan serta pelanggaran tata tertib Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K). Pengaduan dapat disampaikan maksimal 2x24 jam setelah pelaksanaan tes dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dengan memperhatikan validitas bukti serta identitas pelapor melalui tautan berikut ini: https://ringkas.kemendikdasmen.go.id/formpengaduan.*** (Penulis & Dokumentasi: Tim Puspresnas)
Sumber :
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Lulus 100 Persen, Siswa SMPN 1 Lawang Kidul Rayakan dengan Sungkeman dan Siraman Damkar
enimpost.com,MUARA ENIM – Seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, dinyatakan lulus 100 persen pada tahun ajaran 2025/2026. Momen kelulusan ter
Manfaat sekolah memakai sistem PTO (Paperless Test Online/Offline)
Digitalisasi Sekolah membutuhkan software untuk asesmen yg kuat, lengkap, secure dan support AKM dan di desain khusus untuk Kurikulum yang berlaku di Indonesia. Pilihan paling tepat ada
Bahaya yang Bersembunyi di Balik Camilan dan Jajanan Sekolah
pendidikan.id - Berbagai kegiatan dapat dilakukan anak-anak di lingkungan di mana mereka berada. Salah satunya, melalui banyaknya makanan yang dijual pedagang kaki lima. Hal ini sedikit
Manfaat ujian sekolah menggunakan aplikasi cbt
Penggunaan aplikasi Computer Based Test (CBT) dalam ujian sekolah memberikan berbagai manfaat, termasuk peningkatan efisiensi, pengurangan biaya, keamanan yang lebih baik, dan hasi
20 Alasan Kenapa Sekolah Perlu Menggunakan Computer-Based Test (CBT)
mysch.id - Dengan kecanggihan teknologi yang bisa kita rasakan sekarang ini, transformasi pendidikan di sekolah pun bisa kita rasakan dengan penggunaan teknologi sebagai sarana pembelaj
